Jadi Tersangka Kasus Rasisme, Ambroncius Nababan Terancam Lima Tahun Penjara
berita
Sumber Foto : pikiran-rakyat.com
27 January 2021 09:55
Watyutink.com - Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan Ketua Relawan Pro Jokowi Ma'ruf Amin (Projomin) Ambroncius Nababan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan rasisme. Ambroncius diduga telah menghina mantan Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai.

Saat memberikan keterangan, Selasa 26 Januari 2021 malam, Argo menjelaskan Ambronciua terancam hukuman di atas lima tahun penjara. Politisi Partai Hanura itu  dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 45a Ayat 2 Juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ambroncius juga dikenakan Pasal 16 Juncto Pasal 4 huruf b ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan Pasal 156 KUHP.

Argo menambahkan pria yang pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) Papua itu belum ditahan. Pasalnya polisi baru menetapkannya sebagai tersangka. Argo menyebut kemungkinan besar polisi akan segera melakukan penahanan usai penyidik selesai memeriksa yang bersangkutan selam 1x24 jam sebagai tersangka.

Sebelumnya Ambroncius Nababan dilaporkan oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat, Slus Dowansiba ke Polda Papua Barat. Namun kasusnya sudah diambil alih oleh Bareskrim Polri. Ambroncius diduga telah bertindak rasis dengan memposting foto Natalius Pigai dengan gorila di akun Facebook miliknya.

Saat mendatangi Gedung Bareskrim, Senin 25 Januari 2021, Ambroncius mengakui perbuatannya. Namun ia membantah telah bertindak rasis. Ambroncius mengatakan hanya ingin menyindir Pigai secara satire. Ia mengaku kesal lantaran Pigai menolak vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac.

Jangan sampai kasusnya menguap, pelaku rasisme harus dihukum!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI