Lakukan Reklamasi Ancol, Anies Bantah Ingkari Janji Kampanye
berita
Anies Baswedan/Ist
12 July 2020 14:20
Watyutink.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya menjawab kritikan berbagai pihak terkait perluasan daratan di Ancol, Jakarta Utara. Aneis menegaskan proyek tersebut berbeda dengan reklamasi teluk Jakarta. Anies juga membantah anggapan telah mengingkari janji kampenya, menolak reklamasi.

Saat memberikan keterangan melalui unggahan di akun Youtube Pemprov DKI, Sabtu, 11 Juli 2020, Anies menegaskan proyek reklamasi teluk Jakarta sudah dihentikam dan dicabut izinnya. Hal ini sesuai dengan apa yang dijanjikannya saat kampenye pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menjelaksan, proyek yang saat ini dilaksanakan di kawasan Ancol adalah perluasan daratan.Proyek ini memanfaatkan daratan timbul di pantai Ancol akibat penumpukan hasil pengerukan lumpur di sungai dan waduk di Jakarta sejak 2009 lalu.

Anies menuturkan pengerukan sungai dan waduk telah menghasilkan 3,4 juta meter kubik lumpur. Saat ini lumpur itu telah menjadi daratan timbul seluas 20 hektare. Meski sama-sama disebut reklamasi, Anies menegaskan proyek di Ancol berbeda dengan reklamasi 17 pulau di teluk Jakarta yang telah dihentikan. Perbedaan itu meliputi sebab, cara, dan tujuan.

Mantan Rektor Universitas Paramadina, Jakarta ini menuturkan dari segi proses terbentuknya lahan di Ancol adalah salah satu bagian dari program pengendalian banjir. Sungai dan waduk di Jakarta mengalami sedimentasi yang berakibat pendangkalan. Hasil pengerukan sungai dan waduk itulah yang kini berwujud daratan di Ancol.

Sedangkan proyek 17 pulau reklamasi murni  untuk komersil Hal ini menurut Anies justru berpotensi menyebabkan banjir karena ada yang berhadapan dengan hilir sungai.

Reklamasi Ancol, lanjut Anies, ditujukam untuk kepentingan publik. Nantinya kawasan perluasan Ancol hingga 150 hektare akan dijadikan pantai yang terbuka bagi publik. Salah satu yang akan dibangun di lokasi itu adalah Museum Nabi Muhammas SAW terbesar di luar Arab Saudi. Hal ini akan menjadikan Ancol sebagai tujuan wisata nasional bahkan global.

Tapi namanya tetap reklamasi juga kan pak!

Tetaplah krits membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila