Manokwari Berangsur Normal, Aparat Keamanan Masih Jaga Obyek Vital
berita
Sumber Foto : beritasatu.com
23 August 2019 14:25
Watyutink.com – Empat hari pasca aksi massa berujung kerusuhan, kondisi  Kabupaten Manokwari, Papua Barat mulai berangsung normal. Pada Jumat (23/8/2019) para pedagang mulai terlihat menggelar dagangan di Pasar Sanggeng, Manokwari.

Ani Masoka (54), salah seorang pedagang mengaku dirinya berani kembali berdagang lantaran situasi sudah aman. Selain itu menurut pedagang aksesoris khas Papua Barat ini, saat ini masyarakat sudah banyak yang keluar rumah dan beraktivitas seperti biasa.

Berbeda dengan empat hari lalu, Ani menyebut tak satu pun warga terlihat keluar rumah dan pasar pun tutup. Ani menyebut hari ini, dirinya sudah menjual tiga buah barang

Hal serupa diungkapkan Raymound Paul (26) yang berprofesi sebagai tukang ojek. Raymond menilai saat ini kondisi Manokwari sudah aman. Masyarakat pun sudah melakukan aktivitas di pasar. Meski belum seramai saat sebelum kerusuhan, tapi menurut Raymound pasar sudah terlihat masyarakat mendatangi pasar.

Sementara itu ratusan personal polisi terlihat masih berjaga-jaga disejumlah obyek vital di Manokwari. Direktur Samapta Polda Papua Barat, Kombes Sugeng Widodo mengatakan pihaknya mengerahkan 250 personel untuk menjaga obyek vital seperti kantor gubernur, kantor pemda, Pertamina, PLN, gedung perkantoran dan sebagainya.

Selain anggota Samapta Polda Papua Barat, personel yang melakukan pengamana berasal dari satuan Brimob PoldaSulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Maluku yang diperbantukan di Papua Barat. Selain itu pengamanan juga dilakukan anggota Kodam Kausari.

Rakyat inginnya damai nggak ada ribut-ribut dan kerusuhan!

Tetaplah kritis membaca berita!

(cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)