Pandemi Bikin UMKM Sulit Memasarkan Produk
berita
Sumber Foto: merdeka.com
28 July 2021 14:10
Watyutink.com – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan bahwa pandemi membuat UMKM kesulitan memasarkan produk.

"Sebagian besar UMKM kesulitan mendistribusikan produk. Namun berita baiknya, 44 persen UMKM telah bergabung dengan pasar online," ujar Teten, Rabu (28/7/2021).

Teten menjabarkan beberapa temuan kunci selama pandemi. Sebanyak 9 dari 10 UMKM mengalami dampak penurunan penjualan. Sementara 2 sampai 3 UMKM mengalami penurunan pendapatan.

"Beberapa temuan kunci mengenai dampak ini, 9 atau 10 UMKM mengalami penurunan. Kemudian, 2 dan 3 UMKM mengalami penurunan pendapatan. Lebih dari 80 persen mencatat margin keuntungan lebih rendah. Lebih dari 53 persen UMKM mengalami penurunan nilai aset," katanya.

Pemulihan penjualan UMKM, kata dia, terus terjadi hingga hari ini. Beberapa di antaranya terus melakukan inovasi memperkaya diri dan memperluas jaringan pemasaran.

"Hari ini kita terus mendengar banyak contoh banyak UMKM dapat bangkit dan pulih dari pandemi. Kebutuhan lapangan kerja baru dan perbaikan kesehatan tetap krusial. UMKM sangat mendominasi struktur pelaku usaha di Indonesia," tandasnya.

Memang sih, pasti pembeli juga milih-milih belanja di masa pandemi. Kemungkinan besar tidak akan membeli yang bukan pokok karena semua orang susah.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF