Pemerintah Belum Bayar Biaya Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit Rp22,08 Triliun
berita
Sumber Foto : sindonews.com
22 July 2021 07:00
Watyutink.com - Pemerintah dikabarkan belum melunasi pembayaran biaya perawatan pasien Covid-19 ke sejumlah rumah sakit (RS). Jumlah tunggakannya mencapai Rp22,08 triliun. Hal itu disampaikan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Rita Rogayah saat memberikan Keterangan Pers Update Klaim Rumah Sakit, Rabu 21 Juli 2021. 

Rita menjelaskan tunggakan itu terdiri dari klaim RS yang telah mengantongi verifikasi Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau Berita Acara Hasil Verifikasi (BAHV). Selain itu juga klaim yang mengalami dispute atau permasalahan sehingga belum bisa diverifikasi. Rita merinci, tunggakan RS yang memiliki BAHV BPJS Kesehatan senilai Rp12,01 triliun. Sedangkan klaim RS yang mengalami dispute mencapai jumlah Rp10,07 triliun

Tunggakan tersebut terdiri dari tagihan RS ke BPJS Kesehatan pada 30-31 Desember 2020 sebesar Rp4,15 triliun. Dari jumlah tersebut klaim yang sudah diverifikasi BPJS Kesehatan sebesar Rp1,01 triliun. Sedangkan sisanya Rp3,14 triliun adalah klaim yang mengalami dispute. 

Rita juga menjelaskan, mengapa masih ada tagihan Desember 2020 padahal sudah mendapat BAHV BPJS Kesehatan. Menurut Rita hal itu lantaran pihaknya menerima laporan pada pekan terakhir Desember 2020. Sehingga tidak bisa langsung melakukan proses pembayaran yang jumlahnya mencapai Rp1,01 triliun. 

Sedangkan untuk tagihan Januari hingga April 2021 senilai Rp5,6 triliun, Rita menuturkan Kemenkes belum bisa membayar karena terkendala aturan yang berlaku. Aturan tersebut adalah, untuk tagihan lebih dari Rp200 miliar harus melalui kajian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Rita juga membeberkan, tunggakan dari tagihan 2020 yang masuk dalam batasan waktu atau cut off tagihan per 31 Mei 2021,  terdiri dari Rp5,39 triliun tagihan lolos verifikasi BPJS Kesehatan dan Rp6,93 triliun mengalami dispute.

Mau sampai kapan dibayar, apa tunggu rumah sakit bangkrut, keterlaluan! 

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF