Pengamat Nilai Prabowo Bakal Kehilangan Pemilih Muslim di 2024 karena Gabung Jokowi
berita
Sumber Foto : cnnindonesia.com
13 October 2021 15:25
Watyutink.com - Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Pasrani Mendrofa menilai rencana Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali tampil sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak akan mudah. Herry memperkirakan Prabowo akan kehilangan banyak pemilih. Sehingga dukungan yang diterima Prabowo tidak akan sebesar saat Pemilu 2019.

Saat memberikan komentar, Rabu 13 Oktober 2021, Herry menuturkan langkah Prabowo bergabung dengan Joko Widodo (Jokowi) dan menjadi anggota Kabinet Indonesia Maju telah membuat banyak pendukungnya, terutama dari kalangan Islam lari menjauh. Herry menyebut pendukung muslim terlanjur kecewa dengan pilihan Prabowo menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).

Herry menjelaskan, pada Pemilu 2019 basis terbesar pendukung Prabowo yang kala itu berpasangan dengan Sandiaga Uno adalah kelompok muslim. Herry menambahkan pemilih mulim dari gerakan 212 adalah pendukung utama pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pemilu 2019. Basis pendukung inilah yang menurut  Herry bakal lari.

Pergeseran basis elektoral  yang semula didominasi kelompok muslim menurutnya bakal mengganjal kans mantan Danjen Kopassus itu di 2024. Kelompok muslim yang sebelumnya menjadi pendukung utama Prabowo akan mengalihkan dukungan kepada tokoh lain, seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau Ketua Umum  Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).   

Nantinya menurut Herry, pemilih Pabowo akan bertumpu pada pendukung dengan basis massa nasionalis. Padalah pada basis ini sudah banyak tokoh lain yang juga akan bertarung di Pilpres 2024, seperti  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan juga AHY.

Itulah sebabnya Herry mengungkapkan, peluang Prabowo justru akan lebih besar jika berpasangan dengan Ketua DPR Puan Maharani. Namun Herry memandang Prabowo dan Puan hanya akan meraih simpati kelompok nasionalis. Keduanya bakal sulit merangkul basis massa pemilih muslim.

Meskipun sampai saat ini belum dipastikan apakah putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu maju dalam Pilpres 2024 atau tidak. Kalau pun maju, apakah Puan mau jadi Calon Presiden (Capres) atau Calon Wakil Presiden (Cawapers). Sehingga belum bisa dipastikan apakah akan ada pasangan Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo.

Sebelumnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Gerindra Sulawesi Selatan (Sulsel) Minggu 10 Oktober 2021, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengisyaratkan Prabowo Subianto bakal maju lagi sebagai Capres dalam Pemilu 2024. Dalam keterangan tertulisnya, Muzani mengatakan dukungan terhadap Prabowo saat ini sangat masif. Itulah sebabnya menurut Muzani, InsyaAllah Prabowo bakal kembali maju sebagai calon presiden (Capres) di 2024.

Namun Muzani menuturkan belum mendapat pernyataan langsung dari Prabowo. Meskipun dorongan agar Menteri Pertahanan itu maju di Pilpres 2024 sangat besar. Itulah sebabnya Wakil Ketua MPR ini mengaku tidak ingin mendahului jawaban dari Prabowo.

Terlanjur kecewa karena dikhianati dan disakiti.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF