Prabowo Dinilai Sukses Tertibkan Kerja Sama Pertahanan
berita
Prabowo Subiabto/ Net
08 May 2021 17:15
Watyutink.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dinilai sukses menertibkan kerja sama pertahanan.

Pasalnya, saat mulai menjabat Prabowo memiliki banyak pekerjaan rumah terkait rencana belanja dan kerja sama pertahanan yang belum tuntas. Sejak awal 2021, Prabowo diketahui telah melakukan kunjungan diplomasi pertahanan ke Inggris, Rusia, Jepang, hingga Korea Selatan.

Salah satu tujuan kunjungan tersebut adalah memperkuat dan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), yakni melalui penjajakan kemungkinan pengadaan dari negara produsen.

Selain itu, Prabowo juga mengadakan penawaran alutsista dalam negeri kepada negara lain.

"Menhan berhasil menertibkan komunikasi dan prosesnya di bawah keamanan Kemhan. Dan untuk memperlancar hubungan kita dengan industri luar, memang perlu ada intervensi pemerintah lewat diplomasi pertahanan. Perkenalan ini bisa buka potensi kerjasama yang lebih luas lagi," kata pengamat militer Curie Maharani dari Universitas Bina Nusantara .

Curie berharap, Prabowo sebagai Menhan dapat mendobrak kesulitan pengadaan yang dialami para pendahulunya. Sementara pengamat militer Anton Aliabbas dari Universitas Paramadina menambahkan, terkait insiden KRI Nggala-402 masyarakat diharapkan mendukung peninjauan rencana Kemhan untuk membeli alutsista dari sisi kuantitas dan kualitas.

Pada kesempatan yang berbeda, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengibaratkan langkah Prabowo seperti sekali dayung melampaui beberapa pulau. Untuk itu, strategi Prabowo layak diapresiasi.

"Peranannya sangat strategis dalam menghadapi permasalahan yang ada, terutama agar eskalasi tidak meningkat ke arah konflik, serta dapat saling memperkuat confidence building measures (CBM), keamanan hingga stabilitas kawasan," ujar Khairul.

Masih menunggu industri pertahanan maju.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF